Film Dokumenter Anak Alam
Sebuah film mampu menceritakan visual yang lebih kaya tentang sebuah keadaan, karena dengannya pesan yang ada bisa tersampaikan kepada para pemirsanya dengan lebih mudah. Selain sebagai sebuah media informasi, pembuatan film dokumenter ini bertujuan untuk mendokumentasikan keadaan masyarakat Bali kita saat ini, sebelum waktu akan merubahnya kembali ke arah yang lain suatu saat nanti.
1. "My Only Treasure" | "Hartaku
Satu-satunya"
Silahkan mendapatkan foto klipnya secara
gratis!
Foto klip ini menceritakan tentang anak-anak alam dan kehidupannya, beserta lingkungan tempat tinggal mereka. Mereka melewati perubahan tanpa mereka sadari perubahan itu perlahan-lahan akan merubah mereka menuju keadaan yang sebenarnya tidak mereka harapkan.
2. "Tears of Goddess" | "Air
Mata Dewi Danau" (Dalam proses pembuatan!)
Ingin menjadi sponsor silahkan klik
disini >>>
Film ini bercerita tentang proses perusakan danau, lava, tanah, air, hutan, tanah di seputaran kaldera Danau Batur. Sampai saat ini perusakan itu terus berlangsung dan menurut data terakhir, debit air danau sudah menurun 3 meter, lava hitam dan hamparan pasir di sebelah utara Gunung Batur telah rusak parah, dan hutan lindung di selatan Gunung Batur telah dibabat untuk dijadikan areal pertanian sayur mayur. Kualitas air danau batur sudah tidak memenuhi standar COD untuk air minum sehat sehingga menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat yang tinggal di pesisir danau.
3. "Spoke of Voiceless"
| "Suara-Suara
Tak Terdengar!" (Dalam
proses pembuatan)
Ingin menjadi sponsor silahkan klik
disini >>>
Terkadang saya merasa frustasi! Sedih, karena kadang tak bisa berbuat apa-apa melihat suatu keadaan di seputar. Hidup diantara orang-orang yang bergelimangan materi di Denpasar, namun dalam setiap perjalanan saya (di Bali) saya bersua dengan orang-orang yang memiliki suara tapi suaranya tak pernah kita dengar. Seorang penjual pisang di pinggir jalan raya Bedugul - Singaraja di atas Danau Beratan, atau melihat seorang tua dengan pakaian lusuh, dan selembar kain melingkari pinggangnya yang sedang membeli segelas kopi dan menghisap rokok, terlihat sedang memikirkan sesuatu, di Banyuning - Singaraja. Pastinya seorang kepala desa di kampung Bali Utara yang mengeluh dan menitipkan desanya kepada saya? Apa yang bisa saya perbuat? Setidaknya kalian mendengarnya...