KAWAN ANAK ALAM (PARA KALAM)
Mari bergabung! Keanggotaan Kawan Anak
Alam terbuka bagi siapa saja, gratis.
Silahkan mendapatkan formulir dan informasi selengkapnya kontak
kami>>>
Kawan Anak Alam terdiri dari anak-anak muda yang memiliki dedikasi, kepedulian terhadap lingkungan sosial, masa depan generasi baru, dan tidak hanya mapan dengan pengetahuan dan kekayaan untuk diri sendiri, namun berbagi kembali untuk orang lain melalui aktivitas sosial. Kawan Anak Alam saat ini tersebar di Jakarta, Jawa barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan kelak akan kami kembangkan terus ke seluruh wilayah Indonesia. Dengan dukungan kawan-kawan yang memiliki komitmen dan dedikasi tinggi selama ini, kami berharap mampu memberikan sumbangsih 'kecil’ untuk negara yang kami cintai ini.
PARA KALAM:
| Ketua | : | Pande Putu Setiawan, S.T., M.M (31th) |
| Sekretaris | : | Ida Ayu Dyah respati, S.S (22th) |
| Koordinator Wilayah Jakarta | : | Ida Ayu Maharani, S.E (27th) |
| Koordinator Wilayah Jawa Barat | : | Ana P. Dewiyana, S.E. (23th) |
| Koordinator Wilayah Jawa Timur | : | I Gusti Ayu Maharani, SPsi., MBA (26th) |
| Koordinator Wilayah Jawa Tengah | : | Rahma Kartikarini (21th) |
| Koordinator Wilayah Bali Nusra & Koordinator Program | : | Jro Saba, S.S (27th) |
Pendiri:
Pande Putu Setiawan, Lahir di Ubud-Bali, 8 Maret 1977 dari seorang ayah yang berasal dari Ubud dan ibu dari Songan - Kintamani. Menghabiskan masa kecil di desa Songan, sebuah desa dengan pemandangan yang sangat cantik di pesisir utara Danau Batur. Kemudian menyenyam pendidikan dasar di Ubud. Pengabdian bukanlah sesuatu hal yang kebetulan bagi Pande. Ayahnya sendiri - I Nyoman Sadia merupakan seorang pensiunan kepala Puskesmas Pembantu Songan - Kintamani yang telah mengabdikan hampir seluruh hidupnya sejak tahun 1968 untuk melayani kesehatan masyarakat seputar kampung-kampung terpencil di seputaran kaldera Danau batur sampai ia pensiun saat ini, dan merupakan penerima penghargaan Paramedis Teladan Bali tahun 1983 dari Gubernur Bali dan Penghargaan dari Menteri Kesehatan RI kala itu. |
|
Pande menyelesaikan S1 Teknik Industri dari Sekolah Tinggi Teknologi Telkom - Bandung, kemudian menyelesaikan S2 di Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta. Berkesempatan melakukan pertukaran mahasiswa ke University of Victoria, British Columbia - Canada. Pernah menjadi kandidat beasiswa Ph.D in tourism oleh World Tourism Organization di Hong Kong Polytechnique Institut. Pernah bekerja sebagai Staf Field Monitor - Program Pangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN-WFP) dalam recovery gempa di Yogyakarta. Aktif melakukan kegiatan sosial dalam sebuah Work Camp Indonesia dengan bidang yang ia sukai pendidikan anak-anak. Pada bulan Februari 2008, Pande berkesempatan pergi ke Vientiane - Laos dalam rangka penghargaan pemuda ASEAN bersama pemenang Indonesia young entrepreneur. Dengan dukungan dari koleganya pemuda-pemuda ASEAN kini ini ia ingin wujudkan mimpinya di kampung halamannya sendiri, Bali. Memberi diri sendiri! Bekerja sosial merupakan hasrat terbesarnya. Memilih untuk mengabdikan diri dan pengetahuannya untuk anak-anak yang tak memiliki kesempatan dan peri kehidupan yang layak ini, daripada menerima tawaran kerja di perusahaan-perusahaan besar. |
|
Pande dalam misi:
Pande bersama Butet Manurung, Pendiri sekolah rimba,
pemenang Heroes of Asia - Majalah Time
Bagaimana Caranya Bergabung?
1. Para KALAM (Kawan Anak Alam)
Bagi Anda yang ingin berbuat sesuatu kepada anak-anak alam dan masyarakat
silahkan segera bergabung! PARA KALAM mendapatkan ID card, T-Shirt,
dan Sertifikat, dan selalu diberikan informasi tentang semua kegiatan
Komunitas Anak Alam. Setiap hari kami menerima puluhan anggota Kawan
Anak Alam yang baru dari Bali dan seluruh Indonesia.
2. Volunteer / Sukarelawan
Ikut berpartisipasi menjadi volunteer (sukarelawan) dalam kegiatan-kegiatan
yang dilakukan oleh Komunitas Anak Alam.
3. Sponsor / Donatur
Menjadi sponsor kegiatan-kegiatan Komunitas Anak Alam, sponsor biaya
pendidikan anak-anak kurang mampu, melakukan aktivitas sosial perusahaan
dengan mengundang anak-anak kurang mampu untuk ikut berpartisipasi.
“Aku percaya bahwa setiap individu
bisa membuat perubahan dalam masyarakat. Ini tergantung pada masing-masing
dari kita untuk menggunakan waktu sebaik mungkin membantu menciptakan
bumi yang lebih baik.”
-Mahatma Gandhi-