"Surga Itu Ada"

Oleh: Pande Putu Setiawan

 


Tukad Yeh Sau,
Bahkan lembah ini mungkin tidak tercantum dalam peta,
juga tidak pernah dibicarakan di warung kopi tempat orang-orang menikmati diri.
Sebuah lembah hijau kecil, dikelilingi bebukitan.
Angin berhembus sepoi-sepoi menyapu wajahku mencuci debu. Pohon cemara dan bambu melambai hangat bersahabat.
Menelusuri jalan berliku sungai kering berpasir tebal,
dimana gerangan airmu, atau kau sedang menunggu hujan?
Sepeda motorku menari seperti di catwalk.
Atau seperti rodeo yang tunggang-langgang?
Sebuah kedamaian, hamparan kehidupan, gubuk kecil beratap ilalang, segelas kopi arabika asli Bali, dunia kecil.
Sinyal hand phone penuh lima, menandakan kehidupan disini,
detik ini, milik dunia ketika aku berkabar padanya melalui layar monitor laptop.

Kembali pulang,
Anak-anak kecil berwajah polos dengan sepatu dilepas digantungkan di tas mereka.
Pulang sekolah berjalan kaki jauh menelusuri jalan bebukitan.
”Kak, sini ikut kita bersama-sama makan buah nangka...,
biar kami panjatkan lagi!” anak-anak itu menawariku.
Persahabatan telah dimulai, tidak peduli apa dan siapapun kita. Jalanan menanjak dikelilingi gunung, danau, bukit, lembah, kampung, ladang. Alam membuka wajahnya lebar-lebar dan tersenyum kepadaku.
Bahkan kepadamu juga!
Seperti senyuman anak-anak itu.

Kembali pulang, dengan hadiah sebuah cerita kehidupan.

Mungkin mereka anggap surga itu jauh di atas langit?
Atau bahkan mereka tidak mengenal surga?
Atau bahkan tidak ada kata-kata surga dalam kamus mereka.
Tapi,
Bagi aku,
Surga itu ada.
Mereka itu adalah surga!
Surga itu ada pada senyuman anak-anak kecil itu.
Surga itu ada pada orang-orang kampung yang baru pulang istirahat setelah seharian ke ladang.
Surga itu ada pada secangkir kopi arabika Bali di gubuk beratap ilalang, yang tidak dijual di warung kopi,
atau coffee shop.
Surga itu ada pada buah nangka manis yang kita makan bersama-sama, semanis senyuman anak-anak itu!


Surgamu dimana?

Tukad Yeh Sau – Bali, Maret 2007
Sebuah kampung yang tidak ada dalam peta.

 

Puisi & Risalah lain:
- Sandal Converse Hitam
- Kampung Suci
- Surga Itu Ada
- Tahun Baru di Gunung

 

dikutip dari:


Buku SAMSARA 'Kita Semua Adalah Monyet' Karya Pande Putu Setiawan.
selengkapnya >>>