"Tahun Baru di Gunung"
Oleh: Pande Putu Setiawan
Jam 2 pagi,
Semua berebut ingin medaki gunung,….
Berebut untuk melihat matahari pertama tahun baru,…
Entah apa bedanya matahari terbit hari itu dengan hari yang lain.
Mereka bilang mereka mau menulis sebuah resolusi,
Entah apa yang ia maksud dengan resolusi…
Telah bertahun-tahun,
Semua orang menulis resolusinya di puncak gunung.
Tapi semua hanya sebatas goresan di atas pasir,..
Sama saja seperti ayam yang setiap hari membuat resolusi di tanah dengan
cakarnya..
Lalu ia tinggalkan, dan pulang mabuk arak.
Awas, jangan menulis resolusi saat kesadaranmu hilang!
Telah bertahun-tahun aku mendaki gunung di tahun baru hanya untuk membaca
resolusi-resolusimu itu.
Begitu juga pagi ini,
Aku baca semua resolusimu.
Lalu aku pulang,…
Di perjalanan aku berpapasan dengan seorang anak kecil dengan keranjang
bambunya sedang mencari rumput di kaki gunung.
Aku tanya anak itu: “Apa resolusimu Dik???”
Ia menjawab:
“Resolusi apa Kak?”
“Bisakah resolusi itu memberi kambingku rumput??”
Studio Taman Jiwa,
20 Des 2007
Puisi & Risalah lain:
- Sandal Converse Hitam
- Kampung Suci
- Surga Itu Ada
- Tahun Baru di Gunung
dikutip dari:
Buku SAMSARA 'Kita Semua Adalah Monyet' Karya Pande Putu Setiawan.
selengkapnya >>>